Header Ads

Hadapi Revolusi Industri 4.0 Pemerintah Percepat SPBE

Robopark Indonesia - www.informasi-teknologi.com

Robopark Indonesia - Pemerintah bakal mempercepat pengamalan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE). Sebab, Indonesia bakal menghadapi dua isu besar yakni Revolusi Industri 4.0 dan bonus demografi. Dimana kedua kendala ini butuh dikelola dengan baik supaya Indonesia dapat meraih keemasannya pada 2045.

Revolusi Industri 4.0 bakal menjadi ruang untuk para generasi milenial dalam upaya pembangunan bangsa di masa mendatang. "Ibarat organisme dan ekosistem, yang paling sesuai hidup dalam habitat era digitalisasi dan virtualisasi ya generasi millenial, untuk merekalah nasib bangsa ini bakal bertumpu," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PANRB) Syafruddin dalam penjelasan tertulisnya Rabu (20/3/2019).

Pemerintah, kata dia, menyuruh teknokrat dan ilmuwan menciptakan perubahan yang spektakuler dengan memanfaatkan peradaban teknologi yang bakal menopang peradaban negara dan kesejahteraan bangsa di masa depan. "Sekarang segalanya sudah berubah, pengetahuan dan teknologi sudah menghadirkan nafas baru untuk umat manusia untuk mengatasi sekian banyak masalah," katanya.

Pemerintah akan mengemban E-Gov Summit pada 28 Maret 2019 untuk memahami capaian peradaban pelaksanaan SPBE pada instansi pusat dan daerah. "Melalui E-Gov Summit adalah sarana untuk mengerjakan perbaikan serta memastikan kualitas pengamalan SPBE supaya dapat memadukan antara kebijakan, tata kelola dan layanan yang sudah ada baik di instansi pusat maupun daerah," ungkap Syafruddin.

Syafruddin mengatakan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mempunyai peran urgen dalam manajemen SPBE, Audit teknologi informasi dan komunikasi serta meyakinkan alih teknologi yang mendorong efektifitas, efisiensi, dan keberlanjutan SPBE.

Pemerintah pun berupaya keras guna menyiapkan fondasi pengetahuan dan teknologi yang bakal dimanfaatkan oleh bangsa di masa mendatang."Postur SDM yang berpikiran maju, inovatif, kreatif dan berdaya saing tinggi bakal menjadi tonggak kekuatan utama bangsa,"ujar Syafruddin.

Saat ini tidak sedikit negara dari sekian banyak belahan dunia bersaing memanfaatkan peradaban teknologi untuk penambahan kesejahteraan rakyatnya dan membalas tantangan jaman. Arab Saudi bukan lagi bergantung pada pasokan minyak bumi, tetapi dengan memanfaatkan peradaban teknologi, Arab Saudi membina mega proyek Neom di area khusus yang akan menyebabkan investasi.

Sedangkan Jepang mempunyai rencana umum pengembangan sains teknologi per lima tahun guna memanfaatkan teknologi guna menghadapi evolusi iklim, ketidakstabilan energi, pangan dan air dunia. Jepang berencana menggantikan insan dengan robot dan memanfaatkan artificial inteligence.

Pemerintah, kata Syafruddin, akan mengerjakan percepatan penerapan SPBE pada instansi pusat dan wilayah untuk mewujudkan Indonesia 2045 yang maju dan modern. Tim koordinasi SPBE nasional ketika ini sedang berusaha maksimal dalam percepatan penerapan SPBE di bidang pengganggaran berbasis kinerja, kepegawaian, kearsipan, pengaduan masyarakat dan infrastruktur TIK supaya dapat ditamatkan dalam 2 tahun mendatang. Sedangkan infrastruktur TIK akan berlalu dalam kurun masa-masa tiga tahun.

"Disini juga Robopark Indonesia ikut beperan dalam dunia Industri 4.0, dan juga Robopark Indonesia juga pastinya membantu memajukan bangsa dan Negara Indonesia ini".

Editor : Ronaldo


Baca juga :

No comments

Powered by Blogger.